Suarageram.co – Sebagai upaya menghindari terjadinya hal hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 24 September 2023 mendatang, khususnya di wilayah Desa Cikasungka Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang Banten, Calon Kepala Desa (Cakades) Cikasungka mendukung usulan dari pihak Kepolisian yang meminta panitia pelaksana Pilkades untuk memasang kamera CCTV disetiap TPS.

Selain itu, Cakades juga meminta kepada panitia untuk memberikan himbauan larangan untuk tidak membawa alat komunikasi berubah handphone Android di dalam tempat pemungutan suara (TPS), hal itu untuk menghindari adanya money politik pada pesta demokrasi 6 tahunan itu.

“Saya menyambut baik adanya usulan dari pihak kepolisian untuk pasang CCTV dalam TPS, jika terjadi kecurangan pada saat pemungutan suara, maka ada bukti otentik melalui CCTV tersebut, ” ungkap Cakades Cikasungka nomor urut 3 Ahmad Suja, i disela sela acara kunjungan Forkopimcam Solear di kediamannya, Jumat (15/9/2023).

Suja, i juga meminta panitia untuk membuat larangan membawa alat komunikasi handphone Android di dalam TPS, sebab kata dia, banyak isu yang berkembang akhir akhir ini mengarah keranah money politik.

“Jadi isunya itu ada semacam reward 500 ribu rupiah bagi yang mencoblos nomor Cakades tersebut dengan bukti foto saat pencoblosannya di TPS, maka dari saya meminta panitia ada larangan bawa HP di dalam TPS, ” terang Suja, i.

Disinggung terkait adanya pihak luar atau pejabat publik yang ikut andil mendeklarasikan pemenangan nya, Suja, i bilang hal itu hanya sebatas bagian dari silaturahmi saja.

“Saya tidak mengajak atau mengundang, itu hanya silaturahim saja, masa saya larang orang datang silaturahmi, ” imbuhnya.

Kendati demikian ia mengklaim dirinya bisa meraih suara 95 persen. Sedangkan 5 persen nya milik Allah SWT.
IMG 20230915 180918
Sementara itu Ketua Panitia pelaksana Pilkades Suherman menyambut baik usulan Cakades tersebut, namun terkait pemasangan kamera CCTV, ia mengaku harus ditinjau kembali dari segi anggarannya.

“Anggarannya nggak sedikit kalau pasang CCTV, namun itu menjadi pertimbangan kami selaku panitia, tapi kalau larangan membawa HP didalam TPS, kami akan memberikan himbauan keras sebagai bentuk larangan, hal itu untuk menjaga terjadinya Money politik, ” ucap Suherman.

Disinggung terkait adanya pihak luar atau pejabat publik yang ikut andil dalam pemenangan salah satu Cakades, ia mengaku sudah menyampaikan laporan ke pihak Panwas juga ditembuskan kepihak Kecamatan Solear.

“Ini sudah dikomunikasikan dan Panwas juga sudah membuat surat kepada Cakades nya serta sudah ditembuskan kepihak Kecamatan Solear, ” tandas Suherman. (Red).