Suarageram.co – Pernyataan menohok Camat Tigaraksa Kabupaten Tangerang Banten Cucu Abdurosyied dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang baik, terlebih saat berhadapan dengan sosial kontrol selaku mitra kerja bagi pejabat publik.

Menanggapi hal itu, Direktur eksekutif LSM BP2A2N Ahmad Suhud angkat bicara, menurutnya, ini adalah bentuk komunikasi yang buruk bagi seorang pejabat publik khususnya Camat Tigaraksa.

“Tinggal komunikasi baik dan dijelaskan dengan baik saja apabila ada wartawan yang ingin konfirmasi toh itu kan bagian dari tugas wartawan,” ungkap Ahmad Suhud, Rabu (27/3/2024).

Kata Suhud, bila jawaban Camat Tigaraksa seperti ini patut kami duga ada sesuatu yang ingin ditutupi perihal kegiatan tersebut.

IMG 20240327 WA0109
Proyek Pembangunan Taman di kantor Kecamatan Tigaraksa (Dikonfirmasi Terkait Kegiatan, Camat Tigaraksa Lontarkan Kalimat menohok, Pengen Gebuk Orang /foto, red/Han/Suarageram).

Sementara aktivis senior asal Jayanti H. Alamsyah pun ikut berkomentar, pernyataan menohok dari Camat Tigaraksa merupakan sikap yang kurang baik apalagi bersikap arogan yang di pertontonkan oleh camat tigaraksa.

“Beliau selaku ASN dan pembina wilayah di Kecamatan Tigaraksa tidak harus merangkap jadi koboy jalanan juga, apapun dalihnya tidak di benarkan lah, apalagi saya kira kita semua sudah tahu ko jika Setiap ASN harus menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan,” terang Alamsyah.

Ditegaskan Alam, hal tersebut sesuai Pasal 10 ayat (1) huruf E Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021.

“Saya harap pak Sekda bisa memanggil dan memberikan teguran kepada yang bersangkutan,” ujarnya. (Han)

Editor : Burhanuddin.