Suarageram.co – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang periode 2024-2029 Intan Nurul Hikmah menghadiri acara Ta’aruf dan pemaparan visi misi yang di gelar oleh DPC PKB Kabupaten Tangerang, Sabtu (18/5/2024).

Dalam paparan visi misi nya, Intan mengatakan motivasi nya untuk mencalonkan diri ini salah satunya adalah mengaku gemes melihat persoalan di Kabupaten Tangerang yang tidak terselesaikan dengan baik, walaupun segala program sudah di jalankan tapi tetap tidak dengan hasil yang memuaskan.

“Dari masalah sampah bahkan sampai permasalahan truk tanah tidak memuaskan masyarakat, walaupun pak Zaki sudah melakukan yang terbaik pada saat beliau memimpin, saya jadi gemes untuk menyelesaikan semua persoalan yang ada, apabila saya mendapatkan amanah dari masyarakat untuk memimpin, maka saya berbuat yang terbaik dan mencari solusi,” ucap Intan.

IMG 20240518 WA0135
Intan Nurul Hikmah hadiri ta’aruf dan pemaparan visi misi calon Bupati dan wakil Bupati Tangerang di kantor DPC PKB Kabupaten Tangerang

Menurut Intan, permasalahan sampah di luar negeri dapat diselesaikan karena ada sanksi untuk pembuang sampah sembarangan, bahkan di Singapura saja masyarakat takut akan regulasi yang ditetapkan Pemerintah sehingga negara Singapura terlihat bersih, karena ada masyarakat yang membuang sampah, merokok dan meludah di sembarang tempat akan ada sanksi yang berat, sehingga mereka tertib.

“Sampah sebenarnya bisa diolah menjadi sesuatu yang menghasilkan seperti menjadi kompos, bricket dan lainnya, entah kenapa permasalahan sampah di Kabupaten Tangerang tak pernah terselesaikan, padahal berbagai cara sudah dilakukan, kalau Kabupaten Tangerang bersih dapat mengundang investasi,” tandasnya.

Berikut enam visi misi yang di paparkan oleh intan diantaranya, terkait Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Insfratruktur, Lingkungan hidup dan Tata kelola pemerintahan.

“Kabupaten Tangerang bukan hanya sekedar ruang, Kabupaten Tangerang juga bukan hanya sekedar wilayah administratif, Pilkada juga bukan hanya sekedar menang, Pilkada juga bukan hanya sekedar kompetisi. Tapi bagaimana kita bisa mengurusi 3,9 juta jiwa penduduk yang terdiri dari petani, pegawai, buruh, ibu rumah tangga, pengangguran yang terhimpun didalamnya, agar kebutuhan pokoknya terpenuhi,” pungkas tokoh perempuan Kabupaten Tangerang ini. (Han)

Editor : Burhanuddin.