Suarageram.co – Anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DRPD) Kabupaten Tangerang fraksi PKB menyebut, Kabupaten Tangerang Banten kedepannya tidak lagi menjadi kota industri melainkan cikal bakal menjadi kota megapolitan.

Hal itu diutarakan anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dapil 1 dari fraksi PKB Ustur Ubadi saat menghadiri acara Musrembang RKPD tahun anggaran 2025 tingkat Kecamatan Solear yang digelar di GSG Kecamatan Solear Kamis (31/1/2024).

“Kabupaten Tangerang bukan lagi kota Kabupaten industri melainkan untuk kedepannya bakal menjadi kota megapolitan maka dari itu perlu dipersiapkan SDM yang mumpuni,” ungkap Ustur Ubadi pada sambutannya.

Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni yang harus dipersiapkan itu kata Ustur, dari sisi pendidikan maupun kesehatan, karena kesehatan itu penting mempengaruhi gizi mempengaruhi nalar akal pikir dari SDM itu sendiri ke depannya.

“Namun kita akui bahwa masih ada stunting di wilayah kecamatan Solear juga di Kabupaten Tangerang pada umumnya, akan tetapi upaya kita mudah-mudahan ke depan di tahun 2024 – 2025 kita bisa meminimalisir angka stunting,” terang dia.

IMG 20240131 WA0127
Kegiatan Musrembang tingkat Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang

Sambung dia, selain SDM di tempat yang kedua ada perihal perekonomian di mana di dalam RKPD nya ada pemberdayaan yang diusulkan oleh tingkat desa dan Kecamatan sehingga ini mempersiapkan pergeseran menghadapi kota Megapolitan

“Karena kalau memang disebut kota industri tenaga kerjanya adalah padat karya tetapi ketika kita menghadapi Kabupaten kota Megapolitan maka jasa-jasa yang nanti kita akan siapkan ini penting yang akan dipersiapkan dan tidak mungkin akan dilakukan dalam waktu pendek, namun di Musrenbang tahun ini dan tahun sebelumnya dan akan dilaksanakan pula,” ujarnya.

Terkait infrastruktur sambung Ustur, hadirnya Musrenbang ini agar pembangunan di Kecamatan Solear tidak menjadi tumpang tindih tindih yang pertama di desa ada anggaran dana desa menjadi kewenangan kepala desa agar tidak tumpang tindih dengan pembangunan di tingkat Kecamatan, tingkat Kabupaten maupun di tingkat Provinsi Banten bisa berjalan bersamaan sehingga menjadikan akselerasi percepatan pembangunan di tingkat Kecamatan Solear.

“Maka dari itu ruang Musrenbang ini sangat penting kehadiran SKPD SKPD, ini ruang untuk sinergitas, ini ruang untuk kolaborasi ini ruang untuk koordinasi agar pembangunan infrastruktur di Kecamatan Solear tidak menjadi tumpang tindih,” jelas dia.

Selanjutnya tambah dia, terkait tata kelola Pemerintahan mudah-mudahan tata kelola pemerintahan di tingkat desa, tata kelola Pemerintahan di tingkat Kecamatan lebih mendekatkan dengan masyarakat.

“Dengan tata kelola yang baik dengan infrastruktur yang baik pelayanan yang baik sehingga masyarakat merasa puas dengan pelayanan di tingkat desa dan Kecamatan Solear,” tandasnya.

Ditanya terkait sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dapil 1 yang tidak hadir dalam Musrenbang baik di Kecamatan Jayanti maupun Solear karena adanya Kunker atau ada kegiatan Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus) selama 1 bulan penuh, Ustur enggan berkomentar.

“Saya tidak berkompeten untuk menjawab itu, namun tanyakan saja ke yang bersangkutan,” pungkas Ustur Ubadi. (Han).

Editor : Burhanuddin.