Suarageram.co – Sebanyak 69 pelajar yang hendak melakukan tawuran berhasil diamankan oleh jajaran Polresta Tangerang, puluhan pelajar itu dicegat oleh aparat kepolisian di dua lokasi di daerah Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Senin (17/7/2023). Tiga diantaranya sudah bukan lagi berstatus pelajar alias sudah alumni dan juga beberapa pelajar lainnya baru menjadi siswa baru.

“Yang mau melakukan tawuran ini ada yang baru masuk dari SMP ke SMA jadi semacam ada training dan pelatihan dari (alumni) untuk masuk ke kelompoknya masing – masing. Untuk benderanya pun bisa dilihat disini ada bendera untuk kelompok mereka,” kata Kabag Ops Polresta Tangerang, Kompol Kosasih saat ditemui wartawan pada Selasa (18/7/2023).

menurutnya dalam kelompok tawuran pelajar ini tidak ada perekrutan secara terbuka, namun dengan adanya alumni yang terlibat ada semacam regenerasi untuk melanjutkan tradisi tawuran.

“Kalau kita lihat kasat mata dengan adanya alumni yang ikut berarti ini ada regenerasi untuk melatih ke adik-adiknya, untuk melanjutkan tradisi tawuran,” ujarnya.

Ia pun mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya terutama setelah selesai jam sekolah. Kata dia, jangan sampai para remaja yang masih berstatus pelajar ini masih berkeliaran di luar rumah hingga larut malam.

“Saya meminta kepada seluruh orang tua agar betul-betul mengawasi anaknya. Kalau misalnya kita tahu mereka sudah pulang sekolah minimal kita harus menghubungi anak kita ada di mana,” tandasnya.

Rencana tawuran oleh para pelajar ini berhasil dicegah kepolisian usai tim patroli siber Polresta Tangerang menemukan akun medsos sebuah kelompok yang sedang mencari lawan tawuran.

Puluhan pelajar yang diamankan kemudian didata oleh polisi untuk diberikan pembinaan secara khusus guna mencegah aksi serupa. (Red).