Suarageram.co – Dua orang duda berinisial T dan P tega setubuhi bocah kelas 2 MTS Swasta di Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Banten hingga hamil 2 bulan.

Mengetahui hal itu, orang tua korban berinisial HI (43) terpaksa melaporkan pelaku pelecehan seksual kepada Kepolisian Resort Kota Tangerang pada 16 November 2023 lalu, laporan bernomor B /1507/XI/Res1.24/2023 / Reskrim tersebut telah diterima dan ditandatangani oleh Kanit SPK Polresta Tangerang Ipda Purbawa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, orang tua korban HI (43) yang merupakan warga Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Provinsi Banten tersebut, sangat terpukul saat mengetahui anaknya telah hamil dua bulan, saat diinterogasi, awalnya korban enggan menceritakan, namun setelah didesak, korban akhirnya mengaku dilecehkan oleh tetangganya.

“Sebelum dilecehkan hingga hamil oleh tiga pelaku, anak saya dilecehkan oleh tetangga saya, sekitar 10 bulan lalu, bahkan dua pelaku tersebut setiap hari nongkrong di rumah saya, namun kedua pelaku hanya melakukan pelecehan saja, dengan cara oral sex, dan tidak menghamili,” terang HI ayah korban, kepada Wartawan pada Minggu (17/12/2023).

Kedua pelaku tersebut kata HI terbongkar setelah anaknya hamil oleh tiga orang, ketiga orang pelaku yang menghamili anaknya berinisial R, F dan I, sementara kedua pelaku yang melecehkan anaknya sekitar 10 bulan lalu berinisial T dan P, keduanya merupakan duda yang rumahnya tidak jauh dari rumahnya, anaknya diancam kalau tidak mengikuti kemauan kedua pelaku.

“Saya sangat shock sekali, karena pelaku merupakan tetangga saya, dan saya berharap, agar kasus ini bisa diungkap, dan pelakunya segera ditangkap,” terangnya.

Sementara Camat Gunung Kaler Kurnia membenarkan jika ada warganya yang menjadi korban pelecehan seksual, dan dirinya telah berupaya untuk membawa ke psikiater di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tangerang, dan korban telah dilakukan trauma healing oleh Psikiater.

“Kami telah membawanya ke P2TP2A Kabupaten Tangerang, dan telah dilakukan trauma healing,”tandasnya. (Red)