Suarageram.co – Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Forum warga Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten menolak pendirian Gereja di wilayah nya.

Hal itu diketahui dalam agenda musyawarah forum warga Sindang Jaya yang dilaksanakan di rumah tokoh agama islam setempat, Selasa (12/9/2023) malam.

Menanggapi itu, Camat Sindang Jaya, Abudin mengatakan dasar penolakan itu dikarenakan di lokasi yang akan didirikan gereja, warganya mayoritas beragama muslim. Dan sedikitnya terdapat 70an pesantren.

Selain itu, lanjutnya warga merasa kecewa, sebab, tidak adanya pemberitahuan ataupun sosialisasi terlebih dahulu dari pengembang Suvarna Sutera terkait wacana pembangunan sarana ibadah non muslim tersebut.

“Jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan warga menolak dibangun gereja,” katanya Rabu (13/9/2023).

Abudin menyebut, sejumlah warga pun telah mendatangi kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan mendesak agar lokasi pendirian gereja digeser ke lokasi PSU Mall SamaNea, karena jauh dari pemukiman.

“Jadi begini, peran FKUB itu sebetulnya harus sangat bijaksana ,nah masyarakat diberikan penjelasan,” ucapnya.

Abudin menyatakan sebagai pelaksana aturan atau regulasi pihaknya akan tetap mendukung keinginan warga untuk tidak menandatangani izin pembangunan sarana ibadah itu.

“Saya sebagai camat, kalau warganya, Kepala Desa dan DPRD setuju ya saya setuju,” tandasnya. (Deri).