Suarageram.co – Memasuki hari ke 2, bocah 13 tahun berinisial MF yang tenggelam di sungai Cimanceuri Kampung Badak Anom RT 04 RW 01 Desa Badak Anom Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang Banten belum ditemukan.

Menurut keterangan Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Banten Ujat Sudrajat, bocah 13 tahun yang masih duduk di bangku SMP itu tenggelam saat hendak menyebrang sungai Cimanceuri.

“Awalnya korban MF dan teman nya RK ingin menyebrang sungai lalu korban turun terlebih dahulu untuk menyebrang sungai sementara temannya RK masih nunggu ditepi sungai kemudian ketika korban sedang menyebrang tiba tiba korban langsung tenggelam dan tidak ada muncul kembali,” ungkap Kepala BPBD Ujat Sudrajat dalam keterangannya, Minggu (10/12/2023).

Melihat korban tidak muncul di permukaan air, RK langsung berlari mencari pertolongan, kemudian Idris warga sekitar yang mendengar langsung memberitahu warga untuk membantu mencari korban.

“Pak Idris langsung menghubungi pihak kepolisian Polsek Pasar Kemis dan petugas kepolisian langsung ke TKP,” ujarnya.

“Petugas kepolisian dan pihak BPBD melakukan pencarian dengan tehnik Blender di 3 titik tempat terdekat jatuhnya korban, melakukan penyisiran menggunakan jaring. Penyisiran visual dengan jarak tempuh sejauh 3,6 km dari titik jatuh korban,” terang Ujat.

Diketahui korban MF merupakan warga Kampung Badak RT05 RW 01 Desa Badak Anom Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang.

Dalam pencarian korban BPBD Kabupaten Tangerang melibas pihak Muspika Kecamatan Pasar Kemis, Polsek Pasar Kemis, Danramil, Basarnas, SAR MTA dan Dompet dhuafa Rescue. (Red)