Suarageram.coMenyikapi kondisi jalan Tol Tangerang – Merak (Tamer) yang kian memprihatinkan, Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPP) bakal menggelar aksi unjuk rasa (UNRAS) di depan kantor PT Marga Mandala Sakti (PT MMS) di Penancangan Kecamatan Cipocok Kota Serang dalam waktu dekat ini.

Dikatakan Alamsyah dari AMPP menyebut, hampir di seluruh ruas, para pengguna jalan dihadapkan pada kerusakan parah, genangan banjir, hingga ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) di atas jembatan. Situasi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan merugikan masyarakat.

IMG 20260126 002540
AMPP Kritik Keras Kerusakan Jalan Tol Tamer, Alamsyah Pertanyakan Soal Komitmen PT MMS, (foto kerusakan jalan tol Tangerang Merak km 55/red/Han/suarageram.co)

Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPP) menilai PT Marga Mandala Sakti (MMS) selaku pengelola jalan tol tidak serius dalam menjalankan tanggung jawabnya. Kerusakan yang terjadi bukanlah hal baru, namun terkesan dibiarkan tanpa penanganan maksimal.

Perwakilan lembaga yang tergabung dalam AMPP ini menyampaikan bahwa pihaknya sebenarnya telah menempuh langkah persuasif dengan mengirimkan surat resmi kepada PT MMS untuk mengajak diskusi dan klarifikasi.

“Wadah aliansi AMPP sudah bersurat ke MMS untuk mengajak diskusi. Namun melihat pengalaman sebelumnya, respons dari pihak pengelola terkesan lambat atau slow respon,” ujar Alamysah

IMG 20260126 002520
TPT jalan tol Tamer di wilayah Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang.

Ia menambahkan, AMPP pada hari ini juga akan menyerahkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa kepada pihak kepolisian. Aksi tersebut direncanakan akan digelar di kantor PT Marga Mandala Sakti sebagai bentuk penyampaian pendapat di muka umum.

“Kalau hanya mengandalkan surat, kami khawatir tidak didengar. Maka kami memilih turun ke jalan. Unjuk rasa ini bertujuan agar MMS benar-benar mendengar, memahami, dan menjalankan tanggung jawabnya sebagai pengelola jalan tol. Jangan hanya fokus menarik uang tol, tapi abai terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT MMS masih belum memberikan jawaban terkait surat yang dilayangkan oleh pihak AMPP maupun keterangan sebagai bentuk klarifikasi kepada redaksi suarageram.co.