Suarageram.co – Usai melaksanakan sholat Jum’at berjamaah di Masjid Al Amjad, Bupati Tangerang Moch Measyal Rasyid menyempatkan diri untuk menengok proyek pekerjaan Payung Membran motif ex. Payung Masjid Nabawi di area Masjid Al Amjad Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang pada Jumat (2/1/2026).

IMG 20260103 14290009
Bupati Tangerang Moch Measyal Rasyid saat melihat proyek pekerjaan Payung Membran motif ex. Payung Masjid Nabawi di area Masjid Al Amjad.

Dalam pantauan itu, Bupati Moch Measyal Rasyid sempat mempertanyakan soal adanya kucuran air yang terlihat jelas mengalir di sela payung dan tiang penyangga.

IMG 20260103 14284319
Bupati Tangerang Moch Measyal Rasyid saat menengok proyek pekerjaan Payung Membran di Masjid Al Amjad.

Sontak Bupati pun menegur Kadis DTRB, dia bilang, jangan mau serahterima pekerjaan kalau nggak beres.

Ditempat terpisah, DPD LSM KOMPPI pun turut bersuara soal proyek yang menelan anggaran sebesar 10 miliar melalui APBD Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2025 itu.

IMG 20260103 WA0035
Anggota LSM KOMPPI saat investigasi proyek pekerjaan Payung Membran di Masjid Al Amjad.

Kata ketua LSM KOMPPI Usrah SH, proyek pekerjaan Payung Membran motif ex. Payung Masjid Nabawi tesebut di kerjakan oleh CV Bintang Selatan, menurut Usrah, proyek tersebut diduga kuat melenceng dari spesifikasinya, sebagaimana yang tertera di dalam kontrak pekerjaan.

“Proyek pekerjaan Payung Membran motif ex. Payung Masjid Nabawi di area Masjid Al Amjad yang seharusnya bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah agar terhindar dari panas matahari dan hujan namun kenyataannya bertolak belakang dari yang dikerjakan,” ungkap Usrah, Sabtu (3/1/2026).

Usrah menilai, Proyek yang dikerjakan oleh CV. Bintang Selatan selaku pemenang lelang proyek tersebut, kualitas nya sangat buruk yaitu adanya kebocoran pada payung tersebut sehingga membuat ketidaknyamanan pada jamaah pada saat berada ditempat tersebut.

“Terkait dengan hat tersebut, maka kami akan secepatnya mendorong persoalan ini ke Penegak hukum agar secepatnya diaudit terkait dengan kualitas pekerjaan tersebut,” tandas ketua DPP LSM KOMPPI Usrah SH.