Suarageram.coSekretaris umum (Sekum) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tangerang H. Hariri menyebut anggaran kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 56 Kabupaten Tangerang senilai 3 Miliar rupiah. Meskipun anggaran tersebut kata dia tak ingin dibuka di publik.

“Kita hanya mengajukan RAB nya sebesar 3 Miliar rupiah,” ungkap Sekum LPTQ Kabupaten Tangerang H. Hariri usai demo mahasiswa di depan kantor Bupati Tangerang, Senin (12/1/2026).

IMG 20260112 16580693
Demo di Kantor Bupati, Forum Mahasiswa Intelektual Sebut LPTQ Gagal Dalam Pembinaan, (foto Formi Demo di kantor Bupati Tangerang soal LPTQ Kabupaten Tangerang/red/Han/suarageram.co)

Disinggung soal adanya dugaan praktik manipulasi domisili dan mobilisasi peserta lintas daerah (Transaksional) atau istilah Tarkam yang dinilai oleh Formi adalah bentuk Korupsi Akademik dan Spritual yang mencederai integritas lembaga, H. Hariri bilang, diperbolehkan sesuai kesepakatan dan asalkan domisilinya masih di wilayah provinsi Banten.

“Boleh saja sesuai kesepakatan, dan domisilinya masih di wilayah provinsi Banten,” ujarnya.

Menurut Hariri hal itu dilakukan dikhawatirkan Kabupaten Tangerang kekurangan peserta dalam kegiatan MTQ.

“Ambil dari luar itu dimungkinkan, kalau tidak di Kabupaten Tangerang akan kekurangan peserta,” ujarnya.

Hariri juga mengaku pembinaan LPTQ Kabupaten Tangerang selama ini sudah baik.

Dikabarkan suarageram.co sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam forum mahasiswa Intelektual menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang, Senin (12/1/2026).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, puluhan mahasiswa menyampaikan kritikan tajam soal kinerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tangerang yang dinilai gagal dalam sistem pembinaan, pengembangan dan inovasi dalam mencetak generasi Qur’ani yang kompetitif.

Forum Mahasiswa Intelektual (FORMI) menilai bahwa kebijakan tersebut perlu dikaji secara serius demi memastikan bahwa tata kelola pemerintahan dan kinerja LPTQ Kabupaten Tangerang tetap berjalan berdasarkan prinsip inovasi, pengembangan strategis
kepada putra putri daerah yang tidak tergali secara maksimal.

Forum Mahasiswa Intelektual mendesak kepada LPTQ Kabupaten Tangerang untuk memberikan klarifikasi terbuka mengenai anggaran MTQ ke 56 dan memastikan bahwa seluruh proses yang berjalan sejalan dengan asas keterbukaan, pengembangan dan inovasi.