Suarageram.co – Respons cepat ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menangani bencana banjir yang melanda Kecamatan Kresek. Pada Rabu (14/01/2026).
Bupati Tangerang, Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, bersama Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada, turun langsung menyusuri lokasi terdampak di Kampung Bojong, Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang.

Banjir yang dipicu oleh curah hujan tinggi selama dua hari terakhir ini menyebabkan meluapnya Kali Cidurian hingga menjebol tanggul. Akibatnya, sebanyak 132 rumah yang dihuni oleh 144 Kepala Keluarga (KK) terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 80 sentimeter. Tak hanya merendam permukiman, banjir juga memutus akses jalan desa, melumpuhkan aktivitas warga setempat.
Di tengah genangan air, Bupati Maesyal Rasyid menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga untuk mendengar keluhan mereka. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga adalah prioritas utama saat ini.
“Kami hadir bersama Pak Kapolres, Kepala OPD, dan unsur TNI untuk memastikan penanganan berjalan cepat. Bantuan logistik segera disalurkan agar kebutuhan dasar warga terpenuhi dan mereka tidak kesulitan mendapatkan makanan,” ungkap Maesyal Rasyid di lokasi.
Sebagai langkah konkret, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama tim medis telah diterjunkan ke lokasi. Mereka bergerak menyisir wilayah terdampak di seluruh Kecamatan Kresek untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, memastikan tidak ada warga yang jatuh sakit akibat kondisi lingkungan yang buruk pasca-banjir.
Cari Solusi Hingga ke Laut
Tak hanya bicara soal bantuan instan, Pemkab Tangerang juga tengah merancang solusi permanen untuk mengatasi banjir tahunan ini. Bupati menyebutkan bahwa survei lanjutan akan segera dilakukan guna merumuskan langkah teknis jangka panjang.
“Besok kami akan lakukan survei lanjutan dan rapat koordinasi teknis. Kita harus cari solusi bagaimana air ini bisa dialirkan dan dibuang langsung ke laut, agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tegasnya.
Kunjungan ini turut didampingi oleh jajaran Forkopimcam Kresek, Kepala Dinas Bina Marga dan SDA, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPBD, serta perwakilan Dinas Sosial. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret demi keselamatan dan kenyamanan warga Kresek di masa depan.


Tinggalkan Balasan