Suarageram.coKondisi jalan akses menuju Pelabuhan Merak terpantau banyak yang berlubang. Hal tersebut menuai kritikan serta sorotan publik, terutama para pengguna jalan yang saat ini tengah menikmati masa libur Natal 2025 dan tahun baru 2026.

Kerusakan jalan seperti berlubang besar, aspal terkelupas, serta genangan air terlihat hampir di sepanjang ruas jalan, khususnya setelah keluar dari pintu Tol Merak menuju arah Pelabuhan.

Salah satu pengguna jalan yang juga aktivis asal Kabupaten Tangerang, Alamsyah, menyayangkan buruknya kondisi jalan tersebut. Alam menilai kondisi itu sangat membahayakan keselamatan pengendara, terlebih di tengah tingginya arus kendaraan selama libur Nataru.

IMG 20260104 WA0015
Kondisi jalan berlubang di jalan akses menuju pelabuhan Merak. (BPJN Banten Dinilai tak siap menangani kondisi jalan tersebut.

“Kerusakan jalan ini sudah sangat parah. Banyak lubang besar yang tergenang air sehingga sulit terlihat, terutama saat malam hari. Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” ujar Alamsyah saat melintas di jalan tersebut, Minggu (4/1/2026).

Menurutnya, kondisi terburuk terlihat tepat setelah keluar pintu Tol Merak menuju Pelabuhan Merak. Di lokasi tersebut, jalan berlubang dan rusak parah memaksa pengendara mengurangi kecepatan secara mendadak.

Bahkan, Alamsyah mengaku menyaksikan langsung adanya kendaraan yang menuju pelabuhan mengalami mogok dan nyaris terbalik akibat terperosok ke dalam lubang jalan yang cukup dalam.

“Situasi ini menunjukkan bahwa BPJN Banten sepertinya tidak siap mengantisipasi dan menangani kerusakan jalan, padahal jalur ini merupakan akses vital menuju Pelabuhan Merak yang menjadi pintu utama penyeberangan Jawa–Sumatera,” tegasnya.

Alamsyah juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, baik yang menuju Pelabuhan Merak maupun sebaliknya, agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.

Alam juga mendesak pihak BPJN Banten untuk segera menangani kondisi jalan tersebut, agar tidak menimbulkan korban bagi para pengguna jalan.

Selain itu Alamsyah juga mendesak pihak Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR yang bertanggung jawab atas perencanaan, pembangunan, dan pemeliharaan infrastruktur jalan nasional, untuk segera melakukan upaya perbaikan sehingga aktivitas masyarakat sebagai pengguna jalan bisa lancar dan nyaman.

Sementara itu pihak pengelola jalan nasional (BPJN) wilayah Banten belum terkonfirmasi ihwal jalan yang berlubang tersebut, kendati begitu, suarageram.co akan berupaya mengkonfirmasi untuk mendapatkan keterangan resminya.