Suarageram.co – Lembaga sosial kontrol LSM Pergerakan Perubahan Untuk Keadilan (PPUK) Kabupaten Tangerang turut bersuara soal kinerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tangerang.

Ketua DPC LSM PPUK Kabupaten Tangerang Hendra Jaya menyebut, pihaknya senada dengan Forum Mahasiswa Intelektual (Formi) yang menilai kinerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tangerang gagal dalam sistem pembinaan, pengembangan dan inovasi dalam mencetak generasi Qur’ani yang kompetitif.

IMG 20260112 213052
Ketua DPC LSM PPUK Kabupaten Tangerang Hendra Jaya.

Oleh karena demikian, Hendra Jaya bilang, PPUK mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk segera melakukan evaluasi kinerja LPTQ Kabupaten Tangerang.

“Praktik manipulasi domisili dan mobilisasi peserta lintas daerah (Transaksional) atau Tarkam ini adalah bentuk Korupsi Akademik dan Spritual yang mencederai integritas lembaga. Buat apa ada MTQ tingkat Desa, Kecamatan, kalau ending tingkat Kabupaten nya jadi ajang gengsi, berati tingkat Desa dan Kecamatan mandul dalam pembinaan. Lalu anggaran pembinaan nya untuk apa,” terang Hendra, Senin (12/1/2026).

Menurut Hendra, jika mobilisasi peserta lintas daerah (Transaksional) atau tarkam ini terus dibiarkan, maka potensi atau SDM yang ada tidak akan berkembang.

Sebab kata dia, ujung ujungnya adu gengsi dan main mata sama Dewan hakim soal siapa yang mau jadi juara umum.

“Jauh dari kata pembinaan melainkan ajang gengsi yang mematikan regenerasi dan itu nggak bakalan fair dalam sebuah kompetisi sehingga berpotensi main mata dengan dewan hakim soal siapa yang mau jadi juara umum,” tandasnya.