Suarageram.coAktivis pergerakan Kabupaten Tangerang Ahmad Suhud melontarkan komentar pedas terhadap kinerja Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, lantaran puluhan anggota satuan penegak Perda itu mendapat teguran keras dari Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat menjelang apel pagi di Lapangan Maulana Yudha Negara pada Senin (30/3/2026) lalu. Puluhan pasukan Penegak Perda serta ASN lainnya yang kena semprot itu, dinilai tidak disiplin.

Suhud bilang, teguran keras dari orang nomor satu di wilayah seribu industri itu merupakan tamparan keras buat pucuk pimpinan Satpol PP.

“Peran Satpol PP pada momen seperti itu seharusnya membantu menertibkan barisan, bukan malah ikut ikutan berada di pinggir lapangan yang terkesan bersantai santai dan tidak disiplin,” ujar Suhud, Kamis (2/4/2026).

Lebih lanjut pria yang aktif menyoroti kebijakan pemerintah ini menegaskan, tidak disiplin nya anggota merupakan sebuah cerminan dari sosok pemimpin. Maka kata dia, kinerja pemimpinnya perlu dilakukan evaluasi, bila perlu dicopot.

“Pemimpin seperti itu layak untuk dicopot dari jabatannya karena dianggap tidak becus dalam melaksanakan tugasnya dengan baik,” tegas Ahmad Suhud.

Menurut Suhud, marahnya Bupati bukan tanpa alasan, dimana pada saat akan melaksanakan apel pagi terlihat puluhan pegawai terkesan kurang disiplin, sehingga Bupati marah dan menegur.

“Seharusnya ini tugas Satpol PP dalam penegakan Perda tentang kedisiplinan para pegawai, malah terlihat Satpol PP pun tak memberikan contoh sikap disiplin. Dan ini merupakan tanggung jawab Kasatpol PP Kabupaten Tangerang sebagai pucuk pimpinan,” tandas Ahmad Suhud Direktur Eksekutif LSM BP2A2N.

Kemarahan Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid kala itu terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar 50 detik kini viral diberbagai plafon sosial media.