Minggu, Juni 26, 2022
No menu items!
BerandaHeadlineDPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan Mandul Hadapi CV MPJ

DPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan Mandul Hadapi CV MPJ

DPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan Mandul Hadapi CV MPJ

“Berapa kali pergantian kabid dan kadis, tapi semuanya mandul, ” tegas Sahlan

SUARAGERAM, LAMSEL – CV MPJ (Muara Puncak Jaya), perusahaan yang bergerak di peternakan ayam petelur, yang berlokasi di Dusun 3 Tangkis Batu, Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, diduga selama ini beroperasi tanpa mengantongi izin.

Aktivis dari LSM Geram, Sahlan menyambangi kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Lampung Selatan, diterima oleh Asnawi, bidang pengawasan dan pengendalian, dan Aria Puger Kabid perijinan, di ruang kerjanya, Rabu (9/3/2022).

Disoal mengenai IMB dan perijinan kandang ayam milik CV MPJ, dengan bahasa diplomatis, Aria Puger mengatakan persoalan ini akan diteruskan kepada pimpinan (Kadis).

“Terima kasih atas laporannya, nanti kami sampaikan ke pak Kadis, karena beliau hari ini tidak ada di kantor, sedang ada urusan diluar, jika nanti pak Kadis memerintahkan kepada kami untuk mengeceknya, kami akan menghubungi rekan-rekan untuk bersama-sama mengeceknya,” ujarnya.

LSM Geram Banten Indonesia, DPC Kabupaten Lampung Selatan, melalui Ketuanya, Sahlan menyayangkan sikap dari DPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan yang terkesan tidak tegas terhadap perusahaan yang membandel, tidak mengurus perizinannya.

“Sangat disesalkan, peran serta masyarakat dalam menjalankan fungsi kontrolnya tidak direspon dengan baik. Bukan kali ini saja kami berikan informasi kepada mereka, tapi selalu dijawab dengan kata nanti dan nanti.
Berapa kali pergantian kabid dan kadis, tapi semuanya mandul,” tegas Sahlan.

Sahlan berharap, seluruh perusahaan yang berusaha disini, mengurus perizinannya, agar dapat meningkatkan PAD Lampung Selatan.

“Coba turun ke lapangan, jangan kerja dibelakang meja saja, jemput bola kenapa,? Lakukan monitoring secara rutin, kami siap mengawal,” ajak Sahlan.

“Ada apa dengan DPMPPTSP Kabupaten Lampung Selatan, kami berkirim surat tanggal 5 Januari 2022,perihalnya permohonan audiensi,sampai hari ini kami belum mendapar jawabannya,” tutupnya. *

BERITA TERKAIT
- Advertisment -

BERITA TERBARU